Rumus Statistika UkuranPemusatan Data
advertisement
1. Rumus Modus
a.Rumus Modus Untuk Data Tunggal
Rumus statistika modus. Untuk mencari modus dari data tunggal cukup dengan mencari nilai yang banyak keluar.
contoh ;ada sebuah data tunggal sebagai berikut 2,3,5,7,3,4,7,8,4,6,4,5,4
dari data tunggal di atas maka modusnya adalah 4 (keluar 4 kali)
Rumus statistika modus. Untuk mencari modus dari data tunggal cukup dengan mencari nilai yang banyak keluar.
contoh ;ada sebuah data tunggal sebagai berikut 2,3,5,7,3,4,7,8,4,6,4,5,4
dari data tunggal di atas maka modusnya adalah 4 (keluar 4 kali)
b. Rumus Modus Untuk data Kelompok

keterangan
Mo = modus
c = panjang kelas (interval kelas)
Lo = batas bawah dari kelas modus,
fo = frekuensi kelas modus,
f1 = frekuensi dari kelas sebelum kelas modus,
f2 = frekuensi dari kelas setelah kelas modus
Mo = modus
c = panjang kelas (interval kelas)
Lo = batas bawah dari kelas modus,
fo = frekuensi kelas modus,
f1 = frekuensi dari kelas sebelum kelas modus,
f2 = frekuensi dari kelas setelah kelas modus
contoh;sederhana
Berapa modus dari data kelompok berikut dan bagaimana cara menghitung modusnya?
Berapa modus dari data kelompok berikut dan bagaimana cara menghitung modusnya?
Batas Kelas
|
Frekuensi
|
19,5-24,5
|
100
|
24,5-30,5
|
120
|
30,5-35,5
|
70
|
35,5-40,5
|
150
|
40,5-45,5
|
90
|
45,5-50,5
|
80
|
50,5-55,5
|
30
|
Interval Kelas (c) = 5
Batas BawahKelas modus = 35,5
fo = 150
f1 = 70
f2 = 90
Batas BawahKelas modus = 35,5
fo = 150
f1 = 70
f2 = 90
Jadi modusnya = 35,5 + 5 (80/(80+60)) = 35,5 + 5 (80/140) = 35,5 + 2,86 = 38,36
2. Rumus Rata-rata/Rataan/Mean
a. RumusRataan Data Tunggal
contohsederhana : kita punya data tunggal 4,5,6 maka rata-ratanya = (4+5+6)/3 =5
b. Rumus Rata-rata/Rataan/Mean Data Kelompok
fi= frekuensi untuk nilaixi yang bersesuaian
xi = rata-rata kelas.
xi = rata-rata kelas.
Contoh :
Berapa rata-rata hitung pada tabel frekuensi berikut:
xi
|
fi
|
70
|
5
|
69
|
6
|
45
|
3
|
80
|
1
|
56
|
1
|
Catatan: Tabel frekuensi pada tabel di atas merupakan tabel frekuensi untuk data tunggal, bukan tabel frekuensi dari data yang sudah dikelompokkan berdasarkan selang/kelas tertentu.
Jawab:
xi
|
fi
|
fixi
|
70
|
5
|
350
|
69
|
6
|
414
|
45
|
3
|
135
|
80
|
1
|
80
|
56
|
1
|
56
|
Jumlah
|
16
|
1035
|
3. Rumus Median /Nilai Tengah
a. Rumus Median Data Tunggal
Median apabila n ganjil:
Contoh 5:
Hitunglah median dari nilai ujian matematika kelas 3 SMU berikut ini: 8; 4; 5; 6; 7; 6; 7; 7; 2; 9; 10
Jawab:
- data: 8; 4; 5; 6; 7; 6; 7; 7; 2; 9; 10
- setelah diurutkan: 2; 4; 5; 6; 6; 7; 7; 7; 8; 9; 10
- banyaknya data (n) = 11
- posisi Me = ½(11+1) = 6
- jadi Median = 7 (data yang terletak pada urutan ke-6)
Nilai Ujian
|
2
|
4
|
5
|
6
|
6
|
7
|
7
|
7
|
8
|
9
|
10
|
Urutan data ke-
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
↑
|
Median apabila n genap:
Contoh 6:
Hitunglah median dari nilai ujian matematika kelas 3 SMU berikut ini: 8; 4; 5; 6; 7; 6; 7; 7; 2; 9
Jawab:
- data: 8; 4; 5; 6; 7; 6; 7; 7; 2; 9
- setelah diurutkan: 2; 4; 5; 6; 6; 7; 7; 7; 8; 9
- banyaknya data (n) = 10
- posisi Me = ½(10+1) = 5.5
- Data tengahnya: 6 dan 7
- jadi Median = ½ (6+7) = 6.5 (rata-rata dari 2 data yang terletak pada urutan ke-5 dan ke-6)
Nilai Ujian
|
2
|
4
|
5
|
6
|
6
|
7
|
7
|
7
|
8
|
9
| ||||||||
Urutan data ke-
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
| ||||||||
↑
| ||||||||||||||||||
b. Rumus Median Data Kelompok
Lo = tepi bawah dari kelas limit yang mengandung median
Me = nilai median
n = banyaknya data
Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang memuat median
f0 = frekuensikelas yang memuat median
c = panjang interval kelas
Me = nilai median
n = banyaknya data
Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang memuat median
f0 = frekuensikelas yang memuat median
c = panjang interval kelas
ContohSoal
Kelas
|
Frekuensi
|
F Kumulatif
|
15-19
|
5
|
5
|
20-24
|
7
|
12
|
25-29
|
10
|
22
|
30-34
|
15
|
37
|
35-39
|
13
|
50
|
40-44
|
8
|
58
|
45-49
|
3
|
60
|
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa median adalah suku antaran suku ke 29 dan suku ke 30 dan kelas letak median ada di kelas 30-34.Jadi
Median = 29,5 +[(30-37)/15] 5 = 27,16
Jadi median dari data kelompok di atas adalah 27,16
Median = 29,5 +[(30-37)/15] 5 = 27,16
Jadi median dari data kelompok di atas adalah 27,16
PENGERTIAN KUARTIL (Qi), DESIL (Di), DAN PERSENTIL(Pi)
Jika sekelompok data dibagi menjadi dua bagian yang sama, maka nilai yang berada di tengah (50%) disebut dengan median.
Konsep median dapat diperluas yaitu kelompok data yang telah diurutkan (membesar atau mengecil) dibagi menjadi empat bagian sama banyak. Bilangan pembagi ada tiga masing masing disebut Kuartil yaitu Kuartil Pertama / Bawah (Q1), Kuartil Kedua / Tengah (Q2) dan Kuartil Ketiga / Atas (Q3)
a. KUARTIL (Qi)
Jika sekumpulan data dibagi menjadi empat bagian yang sama banyaknya dan sudah disusun menurut urutan nilainya, maka bilangan pembaginya disebut Kuartil, ada tiga buah Kuartil ialah Kuartil Pertama, Kurtil Kedua Dan Kuartil Ketiga yang masing masing disingkat menjadi Q1, Q2 dan Q3 pemberian nama ini dimulai dariKuartil yang paling kecil.
Untuk menentukan nilai Kuartil dengan langkah berikut :
1. KUARTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
· Data disusun menurut urutan nilainya
· Menentukan letak kuartil dengan rumus
Qi = Nilai yang ke - i (n+1) dimana i = 1,2,3
4
2. KUARTIL DATA BERKELOMPOK
( (in / 4) – F
Qi = Lo + C x ( ------------------ ) dimana i = 1,2,3
f
dimana :
Lo = Batas Bawah Kelas Kuartil
C = lebar Kelas
F = jumlah Frekuensi semua kelas sebelum kelas Kuartil Qi
f = Frekuensi Kelas Kuartil Qi
b. DESIL (Di)
Jika sekelompok data dibagi menjadi sepuluh bagian yang sama, maka didapat Sembilan (9) pembagi, masing masing disebut desil atau disingkat Dyaitu D1,D2, D3,….D9
Nilai desil ke –I, yaitu Di ditentukan dengan rumus sbb :
1. DESIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
i ( n + 1)
Di = nilai yang ke - --------------- , i = 1,2,3, ….., 9
10
2. DESIL DATA BERKELOMPOK
( (in / 10) – F
Di = Lo + C x ( ------------------ ) dimana i = 1,2,3
f
dimana :
Lo = Batas Bawah Kelas Desil D1
C = Lebar Kelas
F = Jumlah Frekuensi semua kelas sebelum kelas Desil D1
f = Frekuensi Kelas Desil D1
c. PERSENTIL (Pi)
jIka sekelompok data dibagi menjadi 100 (seratus) bagian yang sama banyaknya, .maka akan terdapat 99 pembagi yang masing masing disebut persentil (P) yaitu P1, P2, P3, …,P99
Nilai Persentil ke-I, yaitu Pi dihitung dengan rumus berikut.
1. PERSENTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
i ( n + 1)
Pi = nilai yang ke - --------------- , i = 1,2,3, ….., 99
100
2. PERSENTIL DATA BERKELOMPOK
( (in / 100) – F
Pi = Lo + C x ( ---------------------- ) dimana i = 1,2,3….99
f
dimana :
Lo = Batas Bawah Kelas Persentil P1
C = Lebar Kelas
F = Jumlah Frekuensi semua kelas sebelum kelas Persentil P1
f = Frekuensi Kelas Persentil P1
Contoh :
1. Soal Perhitungan Kuartil (Qi), Desil (Di), Persentil (Di) Data Tidak Berkelompok
Tentukan Kuartil, Desil dan Persentil dari data upah bulanan 13 karyawan (dalam ribuan rupiah ) berikut ini 40, 30, 50, 65, 45, 55, 70, 60, 80, 35, 85, 95, 100.
Jawab :
Urutan Data : 30, 35, 40, 45, 50, 55, 60, 65, 75, 80, 85, 95, 100
Jumlah data ( n ) = 13
KUARTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
Qi = Nilai yang ke -i (n+1)
4
Q1 = Nilai yang ke -1 (13 + 1) = nilai ke 14 = nilai ke 3.5
4 4
Q1 = Nilai yang ke -3 dan nilai ke - 4
Q1 = Nilai yang ke -3 + 0.5 x (nilai ke-4 - nilai ke-3)
Q1 = 40 + 0.5 x (45 - 40) = 42,5
-------------
Q2 = Nilai yang ke -2 (13 + 1) = nilai ke 28 = nilai ke 7 = 60
4 4
-------------
Q3 = Nilai yang ke -3 (13 + 1) = nilai ke 42 = nilai ke 10,5
4 4
Q3 = Nilai yang ke -10 + 0.5 x (nilai ke-11 - nilai ke-10)
Q3 = 80 + 0.5 x (85 - 80) = 82,5
--------------
DESIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
i ( n + 1)
Di = nilai yang ke - --------------- , i = 1,2,3, ….., 9
10
D3 = Nilai yang ke -3 (13 + 1) = nilai ke 42 = nilai ke 4 1/5
10 10
D3 = Nilai yang ke -4 + (1/5) x (nilai ke-5 - nilai ke-4)
D3 = 45 + (1/5) x (50 - 45) = 46
-----------------
D7 = Nilai yang ke -7 (13 + 1) = nilai ke 98 = nilai ke 9 8/10
10 10
D7 = Nilai yang ke -9 + (8/10) x (nilai ke-10 - nilai ke-9)
D7 = 70 + (8/10) x (80 - 70) = 78
------------------
PERSENTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
i ( n + 1)
Pi = nilai yang ke - --------------- , i = 1,2,3, ….., 99
100
i ( 13 + 1)
Pi = nilai yang ke - --------------- , i = 1,2,3, ….., 99
100
P7 = Nilai yang ke -7 (13 + 1) = nilai ke 98 = nilai ke 9 8/100
100 100
P7 = Nilai yang ke -9 + (8/100) x (nilai ke-10 - nilai ke-9)
P7 = 70 + (8/100) x (80 - 70) = 70,8
P3 = Nilai yang ke -3 (13 + 1) = nilai ke 42 = nilai ke 4 1/50
100 100
P3 = Nilai yang ke -4 + (1/50) x (nilai ke-5 - nilai ke-4)
P5 = 45 + (1/50) x (50 - 45) = 45,1
2. Soal Perhitungan Kuartil (Qi), Desil (Di), Persentil (Di) Data Berkelompok
Tentukan Kuartil, Desil dan Persentil dari Modal (dalam jutaan rupiah) dari 40 perusahaan yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi berikut ini :
Modal
|
Nilai Tengah (X)
|
Frekuensi ( f )
|
f . X
|
112 - 120
|
116
|
4
|
464
|
121 – 129
|
125
|
5
|
652
|
130 – 138
|
134
|
8
|
1072
|
139 – 147
|
143
|
12
|
1716
|
148 - 156
|
152
|
5
|
760
|
157 - 165
|
161
|
4
|
644
|
166 - 174
|
170
|
2
|
340
|
∑ f = 40
|
∑ f . X = 5621
|
Jawab :
Tentukan dulu kelas interval Q1, Q2, dan Q3
Q1 membagi data menjadi 25% ke bawah dan 75% ke atas
Q2 membagi data menjadi 50% ke bawah dan 50% ke atas
Q3 membagi data menjadi 75% ke bawah dan 25% ke atas
Karena n = 40 maka :
Q1 terletak pada kelas 130 – 138
Q2 terletak pada kelas 139 – 147
Q3 terletak pada kelas 148 – 156
KUARTIL DATA BERKELOMPOK
( (in / 4) – F
Qi = Lo + C x ( ------------------ )
f
Untuk Q1 , maka Lo = 129,5 F = 4 + 5 = 9 C = 9 dan f = 9 sehingga diperoleh :
( (40 / 4) – 9
Qi = 129,5 + 9 x ( ------------------ )
8
( 10 – 9
Qi = 129,5 + 9 x ( ----------- )
8
Qi = 130,625
KUARTIL DATA BERKELOMPOK
Untuk Q2 , maka Lo = 138,5 F = 4 + 5 + 8 = 17 C = 9 dan f = 12 sehingga diperoleh :
( (80 / 4) – 17
Q2 = 138,5 + 9 x ( ------------------ )
12
( 20 – 17
Q2 = 138,5 + 9 x ( ------------- )
12
Q2 = 140,75
-------------------------------------------
Untuk Q3 , maka Lo = 147,5 F = 29 C = 9 dan f = 5 sehingga diperoleh :
( (120 / 4) – 29
Q3 = 147,5 + 9 x ( ------------------ )
5
( 30 – 29
Q3 = 129,5 + 9 x ( ------------- )
5
Q3 = 149,3
--------------------------------------------
DESIL DATA BERKELOMPOK
( (in / 10) – F
Di = Lo + C x ( ------------------ ) dimana i = 1,2,3
f
Kita tentukan Kelas D3 dan D7,
D3 membagi data 30% ke bawah dan 70% keatas
D7 membagi data 70% ke bawah dan 30% keatas
sehingga D3 berada pada kelas 130 – 138 dan D7 berada pada kelas 139 – 147
( (3x40) / 10) – 9 ) 12 - 9
D3 = 129,5 + 9 x ( ------------------------ ) = 129,5 + 9 (-----------) = 132,875
8 8
( (7x40) / 10) – 17 ) 28 - 17
D7 = 139,5 + 9 x ( -------------------------- ) = 138,5 + 9 (-----------) = 146,75
8 12
1. PERSENTIL DATA BERKELOMPOK
( (in / 100) – F
Pi = Lo + C x ( ---------------------- ) dimana i = 1,2,3….99
f
ambil persentil pada 75
(75 x 40)
Letak P75 = -------------- = 30
100
Berarti masuk kelas ke V (148 – 156) didapatkan dari jumlah frekwesi tiap kelas
sampai mencapai 30 yaitu (4 + 5 + 8 + 12 + 5 = 34)
Untuk P75 , maka Lo = 147,5 F = 4 + 5 + 8 + 12 = 29 C = 9 dan f = 5
sehingga diperoleh :
( (75 x 40 / 100) – 29)
Pi = 147,5 + 9 x ( ----------------------------- ) = 149.3
5




Tidak ada komentar:
Posting Komentar